Thursday, April 9, 2015

Talawang perisai khas dayak



Talawang dalam suku dayak berarti tameng atau perisai. Talawang merupakan benda budaya yang lahir dari tradisi masyarakat Dayak. Oleh sebab itu talawang merupakan perisai khas masyarakat dayak .

Talawang dibuat dari kayu ulin atau kayu besi. Tapi, ada juga yang terbuat dari kayu liat. Kayu jenis ini merupakan bahan pokok yang sering digunakan dalam pembuatan talawang . Kayu-kayu tersebut dipilih karena selain ringan, juga mampu bertahan hingga ratusan tahun.
Seperti perisai pada umumnya, talawang berbentuk persegi panjang yang dibuat runcing pada bagian atas dan bawahnya. Panjang talawang sekitar 1-2 meter dengan lebar maksimal 50 centimeter. Sisi luar talawang dihias dengan ukiran yang mencirikan kebudayaan Dayak, sementara bagian dalamnya diberi pegangan.

Konon, ukiran pada talawang  memiliki daya magis yang mampu membangkitkan semangat hingga menjadikan kuat orang yang menyandangnya. Ukiran talawang pada umumnya bermotifkan burung tingang, yaitu burung yang dianggap suci oleh Suku Dayak.
Selain motif burung tingang, motif lain yang sering digunakan adalah ukiran kamang. Kamang merupakan perwujudan dari roh leluhur Suku Dayak. Motif kamang digambarkan dengan seseorang yang sedang duduk menggunakan cawat dan wajahnya berwarna merah.
Walaupun setiap sub-Suku Dayak mengenal kebudayaan mandau dan talawang, ternyata penggunaan warna dan motif ukiran pada talawang berbeda-beda.
Seiring berjalannya waktu, talawang mengalami pergeseran nilai kegunaan. Jika dahulu talawang  digunakan sebagai perisai  dalam berperang, kini talawang lebih berfungsi sebagai benda pajangan yang bernilai estetis sekaligus ekonomis.
Satu buah talawang bermotif indah bisa dihargai ratusan hingga jutaan rupiah. Harga tersebut sebanding dengan keindahan motif yang ditawarkan para pembuatnya. Selain itu, bersama dengan mandau, talawang juga masih digunakan sebagai properti dalam pertunjukan tari Suku Dayak, seperti tari mandau dan tari pepatay.



No comments:

Post a Comment

seo | webmaster