Thursday, April 30, 2015

Cara merawat mebel kayu



 Perawatan mebel kayu jati memang tidak boleh asal-asalan, tetapi harus mengetahui cara merawat mebel kayu yang benar dan tepat sehingga membuat mebel kayu masih terlihat seperti baru dan awet.  Dengan perawatan yang tepat dan penanganan yang baik, mebel kayu dapat menjadi suatu investasi dan dapat diwariskan ke generasi berikutnya. Baik itu menggunakan bahan kayu jati, nyatoh, merbau, semua jenis mebel kayu memerlukan sebuah perawatan yang konstan dan memadai. Mebel dari kayu harus dijaga dari suhu yang ekstrim, sinar matahari langsung, debu dan kelembaban. Paparan dari sinar matahari langsung dapat mengubah warna mebel kayu. Sinar matahari langsung bisa membuat pudar dan memutih dan bercak yang terlihat tentu memberi pengaruh noda dan cat di permukaannya.
 Hal-hal penting dalam perawatan mebel kayu yang benar dan tepat, sebagai berikut:
Gunakan lap yang lembut atau kemucing untuk membersihkan debu pada permukaan kayu dan gunakan kuas pada ukirannya karena kuas bisa menjangkau sudut-sudut yang sulit dijangkau dengan tangan. Bisa juga menggunakan mesin penyedot debu yang ujungnya berbentuk sikat, sehingga bisa membersihkan dan menyedot debu lebih maksimal.
Setelah dilap maka warna mebel kayu akan terlihat bersinar. Fungsi wax atau poles adalah memberikan perlindungan dari debu.
Bisa juga menggunakan bahan silikon yang disemprotkan seperti merk Pledge atau bahan cair seperti Teak Oil, Sun Flower Oil, dan Linsheed Oil yang dioleskan pada permukaan mebel menggunakan kain lap seperti minyak kayu/furniture polish ini bisa bertahan kurang lebih 6 bulan.
Lakukan perawatan mebel kayu secara berkala, setidaknya seminggu sekali.   Jangan lupa untuk menempatkan mebel antik di tempat yang kering dengan suhu ruangan yang tidak terlalu dingin/lembab. Sinar matahari secara langsung juga dapat merusak finishing mebel.
Jagalah permukaan mebel dengan baik, hindari adanya goresan, noda maupun warna yang semakin kusam, misalnya dengan selalu menggunakan taplak di atas permukaan meja atau kursi dan sofa diberi busa sebagai alasnya. Taplak tersebut dapat meminimalkan kemungkinan-kemungkinan yang dapat merusak mebel antik secara perlahan.
Tempatkan mebel di tempat yang memiliki suhu normal dan tidak lembab. Bersihkan sela-sela ukiran atau sudut mebel kayu dengan menggunakan kuas halus ukuran kecil. Kuas kecil akan menyapu sudut-sudut yang susah dijangkau dengan kain lap. Sapukan kuas dengan halus sampai bersih.
 Periksa mebel secara menyeluruh pada setiap konstruksi sambungannya.
Gunakan tatakan gelas atau wadah berkualitas baik untuk melindungi meja kayu dari tumpahan, noda dan kerusakan dari gelas/piring panas yang tidak disadari ditempatkan di atas meja.



No comments:

Post a Comment

seo | webmaster