Sunday, February 22, 2015

Filosofi Ukiran Jepara



Sedikit berbicara soal seni ukir jepara, sejarah ukiran jepara terdengar sejak zaman kewalian. yaitu pada zaman walisongo. yang mengenalkan seni ukir sebenarnya adalah sunan kudus, pada waktu itu sunan kudus berhenti di jepara dan ada benda pusakanya yang jatuh yaitu tata. tata adalah alat untuk mengukir ukiran jepara.dan pada perkembangannya, ukiran jepara berkembang pesat sampai di kenal penjuru dunia. ukiran jepara di kenal karena seni yang di hasilkan itu hidup. selain itu seni ukir jepara juga memilik arti dan memiliki beberapa motif yang menjadi ciri khas ukiran jepara.pertama adalah motif majapahitan, motif ini biasanya di ukir di bagian sandaran kursi dengan gaya ukiran majapahit. ciri – cirinya adalah di setiap bagian ukiran pasti banyak ulir.  dan di tenga2 di mulai dengan ukiran bunga.kedua adalah ukiran kudusan, motif ini biasanya di ukir pada pintu yang bergaya jati tua.  dan di setiap tiang terdapat ukiran yang menjurus ke motif 2 dimensi karna kedalaman ukiran, sehingga ukiran lebih tanpak hidup.ketiga yaitu ukiran motif relief, motif ini termasuk tergolong seni yang bernilai tinggi. relief jepara sudah terkenal sampai kemana – mana karena kualitas seninya yang bagus dan terkesan hidup.dengan perkembangan zaman yang semakin modern membuat seniman jepara harus berfikir kreatif dan inovatif untuk bersaing dengan seni ukiran daera lain. tetapi pada dasarnya memang ukiran jepara sudah terkenal dengan seni yang tinggi maka tak perlu kuatir.Almari jepara khas ukiran jepara, sofa jepara khas ukiran jati maupun mahogany. kursi dll. sekarangpun seni ukiran jeparasudah berkembang menjadi kerajinan minimalis. jadi seni ukir jepara ini memang mengikuti perkembangan zaman.dan sekarangpun seni ukiran jepara masih eksis dan siap bersaing dengan produk lain.kenapa orang lebih suka dengan kayu jati? kayu jati merupakan kayu yang berkualitas tinggi dan memiliki warna yang kecoklat – coklatan sehingga ukiran jepara lebih nampak hidup kalau di ukir memakai kayu jati jepara. sebenarnya masih ada satu kayu yang juga cocok untuk di buat bahan seni ukiran jepara. yaitu kau , mahogany. kayu mahogany mulai di buat untuk bahanukiran jepara sejak tahun 1990an. bahan baku ini memiliki karakteristik tersendiri sehingga para eksportir jepara sering menggunakan kayu mahogany ketimbang kayu jati karena kayu mahogany bisa di finishing sesuai keinginan.

No comments:

Post a Comment

seo | webmaster