Thursday, May 21, 2015

CARA MERAWAT FURNITURE KAYU JATI



Memiliki furniture jati atau barang-barang perabot rumah tangga yang awet dan tampak selalu indah adalah dambaan setiap orang terutama kaum wanita yang kebanyakan waktunya lebih banyak tinggal di rumah, namun hal ini hanya dapat dimiliki oleh mereka yang selalu rajin merawat dan menjaga kebersihannya dengan benar.
Jika yang dilakukan kurang tepat bukannya keindahan yang didapat bahkan sebaliknya furniture tampak kusam dan timbul retak-retak pada lapisan finisingnya, untuk itu sangatlah diperlukan pengetahuan tentang bagaimana cara merawat barang-barang perabot miliknya dengan benar sehingga terhindar dari kerusakan dan tentunya supaya lebih awet dan selalu tampak indah.

Cara Merawat Furniture Kayu Jati

1. Tempatkan furnitur jati atau barang-barang anda di tepat yang kering.
Hindari tempat yang lembab, karena kelembaban dapat memicu tumbuhnya jamur.
Jauhkan dari tatapan sinar matahari secara langsung, karena panas dapat menyebabkan lapisan finishing menjadi retak dan warnanya terlihat kusam.

2. Bersihkan seluruh permukaan barang-barang furniture dengan kemucing setiap hari dengan hati-hati untuk menghindari goresan, kemudian untuk membersihkan ukiran lakukan dengan menggunakan kuas yang halus dan agak kecil agar dapat menyapu di setiap celah-celah ukiran karena debu juga jamur bersarang disitu dan posisinya sulit diangkau dengan kemucing.

3. Hindarkan benda-benda yang basah dari  furnitur anda, seperti gelas yang berisi air dingin dari kulkas karena dapat meninggalkan flek pada lapisan finishingnya, dan bila ada air yang tumpah pada furniture segera mungkin untuk mengeringkan dengan menggunakan lap yang bersih dan mudah menyerap air untuk mencegah air masuk ke pori-pori kayu. perlu di ingat, jangan membiarkan lap basah tertinggal di atas furniture terlalu lama karena  flek yang ditinggalkan dapat mempengaruhi warna finishingnya dan mengurangi tampilan keindahannya.

4. Lakukan perawatan secara berkala dengan menyemprotkan pledge pada seluruh permukaan furniture dan diikuti dengan mengelap pledge tersebut dengan lap ball atau lap kain kaos yang halus untuk menghindari goresan, lakukan secara merata agar furniture tampak bersih mengkilap dan indah.

5. khusus untuk penggemar furniture antik yang umumnya menyukai finishing warna natural atau warna asli kayu dapat merawat furniturenya dengan memakai minyak kayu atau teak oil, dengan cara mengoleskan cairan tersebut keseluruh permukaan furniture secara merata kemudian mengelapnya dengan lap kering dan bersih, namun sebelum proses pengolesan dilakukan terlebih dahulu harus dipastikan furniture sudah dibersihkan dari kotoran dan debu agar hasil pengolesan teak oil dapat memberikan tampilan yang indah dengan nuansa alami.

Demikian beberapa cara merawat furniture kayu yang benar, dengan memperhatikan ulasan kami semoga anda dapat merawat furniture atau barang-barang perabotan anda  dengan benar sehingga dapat memberikan tapilan yang indah dan awet.

 

Wednesday, May 20, 2015

Batik Jepara



Batik Jepara mengunakan motif batik Jepara dengan ukiran kayu Jepara. Sebagian motif yang dipamerkan ternyata terinspirasi dari corak ukir Jepara. Misalnya:
Motif Parang Poro
Parang Poro (singkatan dari "Parang Jeporo", yang artinya "Parang Jepara") Parang Motif Batik Penting Tapi Ternyata Tak Sekedar Motif Jeporo yang disusun miring dan berupa stilisasi ranting dan dedaunan yang saling berkaitan ternyata digali dari corak ukir Jepara. Makna motif ini adalah hidup saling membutuhkan.
Motif Lung-Lungan
Begitu juga motif lung-lungan, terinspirasi dari motif relief ukir Jepara yang ada di Desa Senenan.
Motif Kembang Setaman
Motif Kembang Setaman berupa motif ulir yang dihiasi bunga aneka warna dan kupu-kupu, yang menggambarkan harmoni keindahan taman bunga.
Motif Elung Bimo Kurdo
Motif Elung Bimo Kurdo berupa[4] bentuk lung yang besar-besar, yang diilhami motif batik penting tapi ternyata tak sekedar motif dari tokoh pewayangan Bima, serta menunjukkan karakter agung, kokoh dan wibawa.
Motif Sido Arum
Motif Sido Arum merupakan motif yang diilhami dari motif-motif klasik yang sudah ada seperti Sido Mukti, Sido Pangkat, dan semacamnya. Motif ini mengandung pesan agar derajat pangkat bermanfaat bagi kehidupan.
Motif Sekar Jagat Bumi Kartini
Motif ini terinspirasi dari motif Sekar Jagat yang sudah ada namun terdapat nuansa yang berbeda pada garis pembatasnya yang berupa stilisasi bunga melati. Harapan simboliknya, batik yang ada di Jepara ini aromanya akan menyebar ke seluruh penjuru negeri.

Tuesday, May 19, 2015

Tips Memilih Furniture Rumah



Memiliki furniture untuk rumah adalah impian dari setiap keluarga dimana saja, apalagi keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Furniture yang digunakan dalam rumah ditandai rasa penghuninya. Begitu banyak orang yang berburu furnitur dengan harga murah namun tetap terlihat elegan dan indah. Karena rumah yang menggunakan furnitur yang elegan membuat penghuninya di rumah dan nyaman.

Ada sedikit tips yang dapat Kita ikuti dalam
 memilih furniture rumah yang indah dan tidak kecewa setelah membeli.

1. ukuran furniture

Pilih furnitur murah dan indah Anda dengan ukuran medium atau menengah saja. Sebagai contoh, Anda membeli sofa, kemudian memperhatikan ukuran ruang tamu. Jika ruang tamu Anda kecil, maka Anda lebih baik pilih sofa yang sederhana dan ada banyak tempat untuk makan. Hindari memilih furnitur murah dan cukup besar untuk sebuah ruangan yang sudah sempit, hal ini akan membuat ruangan sehingga menambah sesak.

2. Sesuaikan furnitur dengan konsep

Sebelum membeli furnitur, ada baiknya Anda melakukan penelitian Anda pada rumah minimalis Anda. Anda mencoba untuk melihat masalah ukuran ruangan, warna cat rumah serta hal-hal lain yang berhubungan dengan konsep dalam rumah Anda, karena ini penting bahwa Anda dapat memilih furniture yang sesuai dengan konsep rumah Anda.

3. Furniture Material

Satu lagi yang penting dalam memilih furnitur murah adalah furnitur dan cantik. Bila Anda ingin furnitur tahan lama, kemudian pilih yang terbuat dari kayu. Hindari memilih yang terbuat dari serbuk gergaji yang diperoleh karena tidak sehat. Biasanya banyak yang mencari oleh pembeli adalah furnitur yang indah dan murah yang terbuat dari kayu jati. Kayu jati ini dikenal sangat awet dan tahan lama.

4. Warna furnitur

Toko untuk furnitur murah dan cantik harus memperhatikan pemilihan warna yang sesuai. Apa yang harus dicari sebelum membeli furnitur dan dinding murah warna rumah yang cantik. Cobalah untuk menyesuaikan warna furnitur agar selaras dengan warna dinding rumah atau perabotan lainnya. Warna-warna selaras dan seimbang akan membuat siapa saja yang berada di rumah di rumah. Warna juga dapat menenangkan orang yang melihat. Biasanya, orang akan lebih memilih putih atau coklat untuk furnitur murah dan indah mereka. Atau juga warna pastel yang lembut.

5. Pilih desain yang sederhana

Ini akan memudahkan Anda untuk melakukan campuran dengan furnitur lain di masa depan. Atau mungkin Anda ingin mengubah nuansa ruangan, perabot rumah minimalis ini masih bisa menyesuaikan dengan kondisi. dan ketika memilih barang, melakukan secara menyeluruh dan hati-hati, jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari.

6. Pilih warna-warna netral
Pilih warna netral, sehingga mudah dipadukan dengan warna dinding rumah. Warna alami juga dapat dipertimbangkan, karena akan memberikan kesan natural dan sederhana.



Monday, May 18, 2015

Jati Emas dan Jati Biotropika




Jati emas merupakan bibit unggul hasil teknologi kultur jaringan dengan induk tanaman pada mulanya berasal dari Myanmar. Jati emas ini sudah sejak tahun 1980 di tanam secara luas di Myanmar dan Thailand. Sementara itu, penanaman jati emas di Malaysia secara  meluas dilakukan pada tahun 1990 dan di Indonesia dimulai pada tahun 1996 dengan penanaman jati emas hingga 1 juta pohon didaerah indramayu, Jawa Barat. Untuk perbandingan, tanaman jati emas berumur 5-7 tahun sudah mempunyai batang denagn diameter 27 cm dan tinggi pohon sekitar 16 meter. Pada umur yang sama, jati bias (konvensional), diameter batangnya baru sekitar 3,5 cm dan tinggi pohonnya sekitar 4 m. dalam tabel berikut ini ditampilkan perkiraan hasil panen kayu jati emas.

Jati biotropika merupakan jati hasil produksi bersama antara Seameo Biotrop dan PT PPA Agricola. Eksplan jati biotropika untuk pertama kalinya berasal dari tunas mikro steril dari jati unggul (genjah/fast growing) milik Seameo Biotrop yang diberi merek dagang jati emas. Jadi, jati emas dan jati biotropika sebenarnya berasal dari satu klon yang sama, yang membedakkan merek dagangnya saja. Munculnya jati biotropika lebih disebabkan permintaan pasar yang begitu besar terhadap bibit jati luhur kultur jaringan, sehingga ceruk pasar yang ada tersebut dimanfaatkan oleh produsen jati biotropika.
Pertambahan diameter jati biotropika minimum 2 cm per tahun,, sehingga sudah dapat dipenen saat berumur 15-20 tahun. Jati biotropika bisa digunakan untuk pigura, kusen pintu dan jendela, dan furniture yang berukuran kecil.



Cara mengatasi furnitur kayu mahoni yang retak



Bila keretakkan yang terjadi pada permukaan kayu begitu besar dan mencolok, pastinya dibutuhkan tenaga profesional untuk memperbaikinya. Namun bila keretakan atau kerapuhan yang terjadi cukup kecil dan bisa ditanggulangi, maka sebaiknya cobalah untuk memperbaikinya. Dengan tips sederhana dan mudah ini, Anda bisa memperbaiki keretakan pada furnitur kayu yang terbuat dari mahoni dalam waktu sekejap. Cukup siapkan bahan dan peralatan yang semuanya bisa Anda dapatkan di toko furnitur atau bahan bangunan.
Peralatan/Bahan Untuk Merawat Furniture Kayu
Bahan – bahan yang mesti disiapkan:
- amplas
- kain yang kesat
- tusuk gigi
- dempul khusus kayu dengan bahan air
- spons
- cat finish / pelapis kayu
- sikat dengan bulu yang halus
- kuas
Langkah – langkahnya:
1. Kelupas dulu cat pada bagian yang retak / rapuh. Gunakan amplas dan gosok secara perlahan. Hati – hati dalam mengamplas, jangan sampai mengenai bagian yang retak. Untuk membersihkan serpihan – serpihan cat yang terkelupas, gunakan kain yang kesat. Untuk serpihan atau debu yang masuk ke dalam sela – sela retakan, gunakan tusuk gigi untuk mengeluarkannya.
2. Campurkan dempul sesuai anjuran yang tertera pada labelnya, kemudian aduk dengan rata. Agar dempul tidak terlihat mencolok, pilih dempul dengan warna yang sesuai dengan warna furnitur kayu mahoni yang akan diperbaiki. Sehingga, bekas dempulan ini akan tersamar.
3. Gunakan bahan plastik untuk mengoleskan dempul pada permukaan kayu sekaligus meratakannya. Pastikan bahwa dempul menutupi seluruh bagian kayu yang retak. Untuk bagian yang berongga, oleskan dempul lebih tebal.
4. Untuk dempul kayu yang meluber, bersihkan dengan spons agar luberannnya tidak mengenai area di sekitarnya. Kemudian, diamkan beberapa saat agar dempul benar – benar mengering.
5. Setelah permukaan kayu selesai didempul, haluskan dengan amplas hingga permukaannya tampak serupa dengan bagian furnitur lain, sehingga furnitur ini tidak akan nampak seperti hasil dempulan. Bila terdapat serpihan – serpihan kayu, bersihkan kembali dengan kain yang kesat.
6. Aplikasikan cat pelapis / pelindung secara tipis di permukaan yang telah diamplas. Gunakan kuas dengan sikat yang lembut. Untuk hasil maksimal, gunakan cat pelapis ini berkali – kali. Biarkan lapisan pertama mengering selama kurang lebih 8 jam sebelum Anda mengaplikasikan lapisan cat yang kedua.


seo | webmaster